Analisis Pengaruh Pemilihan Material Selubung Bangunan terhadap Tingkat Kenyamanan Termal pada Gedung Kantor

Authors

  • Muhammad Farrel Saputra Institut Teknologi Sumatera
  • Angga Ardhana Pratama Institut Teknologi Sumatera
  • Agus Sugiharto Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

DOI:

https://doi.org/10.37525/sp/2026-1/1188

Keywords:

efisiensi pasif, gedung kantor, kenyamanan termal, material bangunan, selubung bangunan

Abstract

Kenyamanan termal merupakan salah satu aspek penting dalam desain bangunan, khususnya pada iklim tropis. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh pemilihan jenis dan warna material selubung bangunan terhadap tingkat kenyamanan termal di Gedung PPSDM Migas Cepu. Berdasarkan kajian pustaka, selubung bangunan memegang peranan penting dalam mengendalikan suhu dan kelembapan ruang secara pasif, khususnya melalui penggunaan material dengan karakteristik termal tertentu. Metode yang digunakan berupa pendekatan gabungan kualitatif dan kuantitatif dengan teknik pengamatan langsung serta pengukuran suhu udara, kelembapan relatif, dan kecepatan angin menggunakan alat digital. Pengukuran dilakukan pada tanggal 16 hingga 18 Juni 2025 di tiga titik lokasi (area lobi utama, lorong kiri, dan lorong kanan) yang mewakili orientasi dan eksposur matahari yang berbeda dan dua sesi waktu pada pagi hari (08.30 - 09.00 WIB) dan siang hari (13.00 - 14.00 WIB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kaca bening dengan bukaan luas meningkatkan suhu ruang secara signifikan, sementara Aluminium Composite Panel (ACP) berwarna terang mampu menurunkan serapan panas. Kecepatan angin yang rendah menunjukkan minimnya ventilasi alami. Sintesis dari temuan ini menyimpulkan bahwa desain selubung bangunan yang tepat, dikombinasikan dengan material berdaya reflektif tinggi dan bukaan terkontrol, dapat meningkatkan kenyamanan termal secara signifikan tanpa bergantung penuh pada sistem pendingin aktif.

References

Alamin, E., Kamaruzaman, N., & M. K. (2023, August 7). Envelope Design For Low-Energy Buildings In The Tropics: A Review. Renewable And Sustainable Energy Reviews. doi:10.1016/j.rser.2023.113650

F. S., Shokuohian, M., & Mofidi, S. M. (2016). Traditional Iranian courtyards as microclimate modifiers by considering orientation, dimensions, and proportions. Frontiers of Architectural Research. doi:10.1016/j.foar.2016.02.002

Hermawan, Sunaryo, & Kholil, A. (2018). A thermal performance comparison of residential envelopes at the tropical highland for occupants’ thermal comfort. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. doi:10.1088/1755-1315/200/1/012034

M. K., & W. A. (2021). Heattransfer through building envelope materials and their effect on indoor air temperaturesin tropics. Journal of Science and Applicative Technology, 5. doi:10.35472/jsat.v5i2.630

Muhsin, A., Febrian, M. R., Rizq, L. N., Kuncoro, E., & Rasyifa, K. (2023, Oktober). Identifikasi Gaya Arsitektur Indische Empire Style pada Bangunan Rumah Tinggal Wangsadikrama Kota Cimahi. Reka Karsa: Jurnal Arsitektur, XI.

Aspita Dyah Fajarsari (2019). Pengaruh Selubung Bangunan Terhadap Kenyamanan Termal(Studi Kasus PPSDM Migas Cepu). Majalah Ilmiah Swara Patra Vol. 1 No. 1.

SNI 6389:2011 Konservasi Energi Selubung Bangunan pada Bangunan Gedung.

SNI 6390:2011 Konservasi Energi Sistem Tata Udara Bangunan Gedung

Naga Artha Prakoso, Alexius Kapitan Lamahala, Gea Sentanu (2014). Kajian Penerapan Material pada Selubung Bangunan yang Mempengaruhi Kenyamanan Termal dan Visual. Jurnal Reka Karsa, Jurnal online Jurusan Teknik Arsitektur I tenas No.2 Vol. 2 Agustus 2014

Undang-Undang No. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung.

Published

2026-03-31

How to Cite

Saputra, M. F., Pratama, A. A., & Sugiharto, A. (2026). Analisis Pengaruh Pemilihan Material Selubung Bangunan terhadap Tingkat Kenyamanan Termal pada Gedung Kantor: . Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas, 16(1). https://doi.org/10.37525/sp/2026-1/1188

Most read articles by the same author(s)